Jakarta, Jurnalisa.- Setahun berjalan, program makan bergizi gratis tak selancar jalan tol. Muncul kasus keracunan usai para pelajar menyantap makan bergizi gratis.
Menteri Kesehatan mengusulkan pengawasan dini melalui unit kesehatan sekolah alias UKS bisa menjadi solusi mencegah kasus keracunan kembali terjadi. Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi 9 DPR RI.
Pengawasan dini bisa dilakukan dengan cara sederhana mulai dari mengecek warna, bau atau tekstur makanan sebelum dibagikan kepada siswa. Namun, pengawasan SPPG tetap menjadi tugas utama Kementerian Kesehatan untuk mendukung Badan Gizi Nasional.
Tujuannya memastikan kualitas gizi makanan terjaga. Selama program MBG berjalan, ada 75 kejadian keracunan.
“Bantuan upaya kesehatan sekolah. Jadi UKS-UKS ini bisa membantu. Biasanya UKS dulu hanya untuk pendidikan dan pembinaan. Sekarang kita bantu sedikit tambah pelayanan kesehatan sedikit. Misalnya ,nanti kita ajarin upaya kesehatan sekolah kalau terima makanan dilihat dulu ada warna yang aneh enggak, ada bau yang aneh enggak ada lendirnya enggak. Yang gampang-gampang itu nanti kita mau ajarin, sehingga kalau nanti masuk bisa mencegah enggak usah dimakan duluan” Papar Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.













Komentar