Kepulan asap pekat membumbung dari puluhan rumah kontrakan dan lapak pengepul barang bekas yang terbakar di Pengadegan Timur, Pancoran, Jakarta Selatan.
Kondisi ini membuat warga panik. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menyelamatkan harta benda. Namun besarnya tiupan angin dan banyaknya bahan mudah terbakar membuat api dengan cepat menghanguskan puluhan kamar kontrakan.
“Lapak aja luasnya ada bangsa 250 meter. Kontrakan kira-kira bangsa ada 65 pintu. Sejauh ini tidak ada korban” ungkap Pemilik Kontrakan Dalih Permana.
Melihat tempat tinggalnya terbakar, warga hanya bisa menangis. Untuk memadamkan api, belasan mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Hingga Jumat malam, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas sempat mengalami kendala karena akses jalan yang sempit dan ramainya warga di lokasi.
“Untuk kendala signifikan hanya akses ya, karena memang sudah sempit. Terus dari sumber air juga agak lumayan jauh ya. Tadi ada dari sumber air itu ada sampai ada tiga unit rangkaian gitu. Namun sekarang kondisi sudah aman. Tadi kita kerahkan kurang lebih 15 gabungan dengan Jakarta Timur dengan kekuatan kurang lebih 45 orang”. terang Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Triyanto
Saat ini sebanyak 450 jiwa dari 120 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat ibadah sambil menunggu posko pengungsian yang layak. Para korban kebakaran berharap mendapat bantuan dari pemerintah.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti kebakaran karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian


















Komentar